Keren, Peneliti Indonesia Ini Berhasil Tingkatkan Produksi Minyak

017207800_1469957598-erliza

Liputan6.com, Jakarta - Seorangpeneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Erliza Hambali bersama tim dari Pusat Penelitian Surfaktan dan Bionergi IPB, berhasil menemukan surfaktan untuk meningkatkan produksi minyak bumi dengan bahan minyak sawit.

Mulanya, inovasi ini didasarkan pada keinginan mengembangkan industri hilir dan meningkatkan nilai tambah pada minyak sawit.

Erliza yang merupakan Kepala Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi IPB ini mengatakan, nilai tambah yang diperoleh dari sawit masih rendah. Karenanya, ia memiliki ide untuk mensitesi surfaktan supaya produk hilir bertambah dan memunculkan banyak industri.

Apa itu surfaktan? Surfaktan adalah zat bersifat aktif permukaan yang bisa menurunkan tegangan antarmuka, baik antar cairan dengan cairan, cairan dengan padatan, atau cairan dengan gas. Dengan sifat aktif ini, dua benda yang memiliki senyawa terpisah bisa bertendensi untuk saling bercampur homogen.

Singkat kata, surfaktan banyak diaplikasikan pada berbagai industri seperti kosmetik, sabun, deterjen, personal care products, produk pembersih, kertas, cat, dan perminyakan.

Minyak bumi sendiri diperoleh melalui tiga bagian, yakni primarysecondary, serta tertiary recovery. Pada primary recovery, minyak diperoleh dengan tenaga dorong alamiah yang diberi reservoir. Sedangkan di tahap secondary dantertiary, teknologi atau metode yang dipakai untuk meningkatkan recoveryminyak disebut enhanced oil recovery(EOR).

Erliza pun merumuskan solusi untuk bisa meningkatkan produksi minyak secara kimia. Hasilnya, inovasi ini diberi nama Surfakturtan Metil Ester Sufonal (MES) dari minyak sawit guna meningkatkanrecovery minyak bumi (EOR). Ia dan tim memulai penelitian ini pada tahun 2001.

Selain eksploitasi minyak, terdapat pula eksploitasi gas bumi. Selain itu juga diproduksi air yang dikenal sebagai air formasi atau brine yang terkumpul bersama minyak dan gas di dalam lapisanreservoir pada kedalaman 1.000 meter di bawah zona minyak.

Sumber: liputan6.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>