Berbekal Pengetahuan dari Internet, Hamidi Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

13210372593-1351058736555336777-IMG-4692780x390
TANGERANG, KOMPAS.com — Hamidi (37), pria asal Kecamatan Benda, Kota Tangerang, berhasil mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) sintetis yang memiliki nilai ekonomis.

Hamidi mengubah sampah plastik tersebut berbekal pengetahuan dari internet dan hasil coba-coba sendiri atau otodidak.

“Puji Tuhan. Saya enggak belajar soal ini, tetapi lihat-lihat dari internet, dari Google saja, coba-coba terus, akhirnya bisa hasilinminyak sintetis dari sampah plastik,” kata Hamidi saat ditemuiKompas.com di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Selasa (12/1/2016).

Dia menceritakan, awal sebelum bisa mengubah sampah plastik menjadi BBM sintetis, dirinya merasa bosan dengan pekerjaannya sebagai housekeeping di sebuah hotel bilangan Jakarta sejak lulus kuliah di Bandung, Jawa Barat.

Pada tahun 2008, Hamidi mulai mencari informasi dan penasaran dengan cara mengubah sampah plastik menjadi BBM sintetis menggunakan alat-alat sederhana.

Andri Donnal PuteraTampak alat pengubah sampah berbahan plastik menjadi bahan bakar minyak sintetis yang dinamakan MD Plast di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Selasa (12/1/2016).

Setelah melalui proses uji coba yang sering mengalami kegagalan, pada tahun 2013 lalu, Hamidi berhasil menghasilkan BBM sintetis yang murni dari proses membakar sampah plastik.

Dalam prosesnya, uap dari pembakaran sampah itu diubah melalui proses sedemikian rupa hingga menjadi minyak yang dapat diatur lagi menjadi tiga jenis minyak, yaitu minyak tanah, bensin, dan solar.

Setelah menekuni soal pengolahan sampah, Hamidi memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya di hotel. Dia pun kini bekerja sebagai pekerja harian lepas (PHL) Pemerintah Kota Tangerang di bawah Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman (DKPP).

Temuannya tentang mengubah sampah plastik menjadi BBM sintetis dan mesin yang dia pakai belum dipatenkan. Hamidi berencana mematenkan mesin ciptaannya setelah menyempurnakannya.

 

sumber: http://megapolitan.kompas.com/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.